8 Fakta Warga Karanganyar Segel Pintu Rumah Tetangga, Nomor 7 Kesal Dikira Keluarga Pencuri

Bramantyo
Rumah Dewi Purwanti (37) ditutup dengan menggunakan seng oleh Eko Wahyono karena dituduh mencuri handphone. (Bramantyo)

4. Tuduhan Mencuri HP Disebar di Grup WA RT
Kekesalan Eko semakin menjadi-jadi, tuduhan bila dirinya telah mengambil handphone milik anak dari Dewi itu pun di sebar luaskan di grup WhatsApp ibu-ibu RT di mana dirinya tinggal. Jelas ibunya Eko menjadi malu dengan tuduhan tanpa bukti.

5. Tetangga Pamer Uang
Belum lagi, lewat status WhatsApp, Dewi memamerkan uang. Dewi mengatakan jangan hanya handphone yang diambil, tapi uang miliknya sekalian saja yang diambil. Karena itu, dirinya terpaksa menyegel akses keluar rumah dari Dewi. Pasalnya, tepat di depan pintu masuk rumah dewi, tempat di mana keluar masuk keluarga Dewi itu melalui tanah milik keluarganya.

6. Penyegelan Sepengetahuan RT dan RW
Bahkan Eko menyebut, bila penyegelan pintu keluar rumah dengan menggunakan seng itu sudah sepengetahuan dari pihak RT dan RW setempat. "Sudah, bahkan saat saya tutup jalan keluar masuk rumah itu pakai seng, disaksikan oleh RT dan RW," katanya.

7. Kesal Dikira Keluarga Pencuri
Ibu dari Eko Wahyono, Sri Mulyani (60) membenarkan ulah tetangganya yang baru dua tahun itu tinggal di lokasi tersebut. "Kalau mau pamer uang segepok itu silakan. Itu hak dia, karena dia memang punya uang. Tapi jangan menuduh anak saya mencuri tentu keluarga besar kami tidak terima,” ujar Sri Mulyani.  

“Apalagi saat diklarifikasi bukannya menjawab, malah membisu dan malah sebaliknya menyebar fitnah melalui grup WhatsApp RT. Kami kan jadi malu, dikiranya keluarga kami keluarga pencuri," ujarnya. 

8. Pemilik Rumah yang Disegel Ngaku Bingung
Sementara itu saat diklarifikasi, ayah dari Dewi Purwanti, Paryanto mengaku bingung kenapa pintu keluar rumah dirinya ditutup dengan menggunakan seng. Justru, Paryanto mengakui dengan adannya penyegelan ini, keluarganya jadi tersiksa. Karena mau beraktivitas menggunakan kendaraan tidak bisa karena akses ditutup menggunakan seng.  

"Ya saya tidak tahu masalah secara detail karena itu anak saya tapi penutupan akses keluar masuk ini membuat kami tersiksa. Karena (penutupan) ini tidak tahu sampai kapan," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Makassar Ditangkap usai 5 Kali Bobol Kos-Kosan, Hasilnya Dipakai Nyabu

57 tahun lalu

Duel Lawan Pencuri, Penjaga Kantor Desa di Siak Luka Parah Dibacok

57 tahun lalu

Modus Bersihkan Aura Negatif, Dukun Cabul di Kuningan Setubuhi 5 Wanita

57 tahun lalu

Pengoplos LPG Subsidi di Jateng Raup Miliaran per Bulan, 820 Tabung Gas Disita

57 tahun lalu

Hilang Hampir Sebulan di Bukit Mongkrang, Pendaki Yazid Ditemukan Tewas di Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal