7 Fakta Baru Pembunuhan Dukun Pengganda Uang, Nomor 5 Semua Korban Tewas karena Sianida

Tim iNews.id
Petugas saat melakukan penggalian lubang tempat dikuburnya jenazah korban pembunuhan dukun pengganda uang di Banjarnegara. (IST)

5. 12 Korban Tewas Positif Sianida
Terkait upaya scientific crime investigation yang dilakukan Polda Jateng, Kabid Labfor Kombes Pol Slamet Iswanto mengatakan, pihaknya mulai melakukan identifikasi jenazah tersebut di Polres Banjarnegara pada Selasa 4 April 2023. "Hasilnya ditemukan, 2 butir serbuk (apotas) dan dua butir tablet warna putih. 
Dua butir apotas positif mengandung zat potasium sianida. Sedangkan, dua butir tablet mengandung klonidin," ungkapnya. Sianida adalah senyawa beracun dapat menyebabkan kematian pada sel-sel tubuh ketika tertelan. Sedangkan, klonidin adalah obat antihipertensi golongan penghambat reseptor alfa agonis kerja sentral.  "Jadi bisa diambil kesimpulan korban meninggal karena sianida," kata Kabid Labfor

6. Tersangka Untung Rp70 Juta
Slamet Tohari (45) dan Budi Santoso meraup keuntungan sekitar Rp70 juta dari para korban. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi mengatakan, pihaknya terus mengembangkan motif kedua tersangka melakukan aksi pembunuhan. Berdasarkan pengakuan awal tersangka, aksi keduanya dilakukan untuk melunasi utang. 
Aksi yang mereka lakukan telah berlangsung sejak tahun 2020. Kedua tersangka mengiming-imingi korban dengan hasil penggandaan uang mencapai 100 kali lipat. "Jadi, setor Rp50 juta dari Rp5 miliar, Rp70 juta dari Rp7 miliar," ujar Kapolda.

7. 10 Potongan Tubuh Korban Teridentifikasi
Sebanyak 10 potongan tubuh korban pembunuhan dukun pengganda uang Slamet Tohari (43) telah teridentifikasi. Potongan tubuh telah disatukan dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga korban. Potongan tubuh itu adalah Paryanto Kampung Pasar RW 01 RW 03, Karang Tengah, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. 
Selain Paryanto, polisi berhasil mengidentifikasi 2 korban lain, yakni Irsad (43) dan Wahyu Tri Ningsih (41) yang merupakan pasangan suami istri asal Lampung. Kapolda mengatakan, dua korban berhasil diidentifikasi setelah petugas menemukan adanya KTP di saku korban.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Internasional di Sukoharjo, 38 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal