Pemakaman ini berbentuk sebuah gapura plengkung dan pagar tembok tua tanpa cat yang berdiri di tepi jalan desa, menandai sebuah kompleks kerkhof. Didalamnya hanya terdapat satu batu nisan kuburan tua yang tengah rimbun oleh pohon pepaya.
Nisan dari Kerkhof ini berupa tembok kuburan yang berukuran sekitar 2,5 x 1 meter, yakni sebuah tembok plester tanpa semen. Batu bata yang ada di bagian atas tembok sudah rusak dan tidak bisa menunjukkan identitas yang ada di kuburan tersebut.
Pemakaman Belanda tersebut berada di tengah-tengah makam warga lokal sekitaran Klaten. Terdapat empat makam dengan bentuk tiga makam berukuran besar dan satu berukuran kecil.
Demikian ulasan mengenai pemakaman Belanda di Jawa Tengah. Semoga bisa menjadi referensi Ada terkait sejarah pemakaman peninggalan Belan di Jawa Tengah.