Dilansir dari Kebudayaan Kemendikbud, Kerkhof Purbalingga ini terletak di Jalan S. Parman, Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga. Kerkhof Purbalingga saat ini dimanfaatkan untuk hutan kota yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga.
Berdasarkan batu nisan tertua yang berada di kerkhof Purbalingga, yaitu batu nisan pada makam A.J. Vincent dan Claudien van Haak, Kompleks pemakaman Belanda atau kerkhof Purbalingga ini sudah ada sejak tahun 1865.
Selain makam, di Kerkhof Purbalingga juga terdapat bangunan yang dahulu digunakan sebagai tempat untuk menyemayamkan jenazah sebelum dikubur. Bentuk-bentuk dari makam di kerkhof Purbalingga ini terdiri dari kubus, peti, dan tugu. Setiap makam diberi nomor sebagai tanda bahwa makam telah teregistrasi atau terdaftar.
Hal ini disebabkan oleh faktor usia dan cuaca, beberapa batu nisan yang menjadi aus dan sudah tak bisa terbaca. Kondisi batu nisan dari marmer yang semula putih bersih berubah menjadi sedikit kehitaman akibat kerak jamur yang menempel
Terakhir, Kerkhof Ceper merupakan sebuah pemakaman Belanda yang ada di Jawa Tengah. Makam ini masih bisa dijumpai di sekitaran bekas pabrik gula (PG) Ceper yang berada di daerah Klaten