“Suaranya begitu memekakkan telinga. Saya benar-benar terkejut mendengarnya,” kata Untung pada Rabu (12/5).
Ketika suara menggelegar itu terdengar, Untung tengah berada di belakang rumah. Ternyata, ledakan itu berasal dari depan rumahnya. Untung saat itu panik, apalagi ketika melihat sejumlah korban bergeletakan.
“Sudah banyak yang tergeletak. Tidak bergerak sama sekali. Kondisinya mengenaskan dan juga berantakan. Saya tahu anak saya di situ. Tetapi saya sama sekali tidak mengenali anak saya yang menjadi korban,” ujarnya.
Untung hanya bisa istighfar dan menghela napas. Orang-orang sekitar juga banyak datang ke lokasi. Mereka kemudian melakukan evakuasi. Ternyata, ada yang meninggal, termasuk salah satu anaknya.
6. Korban Sudah Diingatkan Tidak Membuat Petasan
Ledakan ini mengagetkan orang tua korban dan warga setempat. Apalagi, beberapa hari sebelumnya, Untung sudah memperingatkan kepada anaknya untuk tidak membuat petasan. Lingkungan sekitar warga juga tidak suka mereka yang membuat petasan.