6 Fakta Ledakan Petasan yang Tewaskan 4 Korban di Kebumen

Tim iNews.id
Tim Labfor Polda Jateng dipimpin AKBP Rostiawan Apriyanto Kamisi ini mendatangi lokasi ledakan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Labfor mengamankan sebuah cobek, bungkus rokok, dan korek api. (Foto: Istimewa)

4. Diduga karena Api Rokok

Menurut keterangan para korban, ledakan diduga terjadi karena bahan peledak terkena api dari rokok salah satu di antara mereka. Namun, Tim Labfor Polda Jateng dipimpin AKBP Rostiawan Apriyanto Kamisi masih belum memastikan penyebabnya.Polisi telah mendatangi lokasi ledakan petasan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Labfor mengamankan sebuah cobek, bungkus rokok, dan korek api.

Salah satu korban luka, Bambang mengungkapkan saat kejadian dirinya bersama enam temannya sedang mengisikan bubuk petasan ke gulungan kertas.

"Tidak diketahui pasti berasal dari apa, tiba-tiba saja tumpukan petasan yang sudah terisi bubuk petasan meledak keras. Saat itu saya berada sedikit jauh dari tumpukan petasan yang meledak," katanya.

5. Korban Ditemukan Bergeletakan dan Wajahnya sampai Tak Dikenali

Orang tua korban ledakan petasan di Kebumen bercerita, kondisi para korban ledakan petasan ditemukan bergeletakan dengan kondisi sangat mengenaskan. Bahkan, dia sampai tidak bisa mengenali anaknya, Muhammad Taufik Hidayat (27).

Untung (55) menceritakan ketika menjelang buka puasa Ramadan hari terakhir, sekitar jam 17.30 WIB, tiba-tiba ada suara yang begitu menggelar dan dahsyat suaranya. Bahkan, kaca-kaca rumahnya ikut bergetar

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar, 1 Orang Tewas 2 Anak Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal