5 Tradisi Kota Semarang, Nomor 4 Warisan Sunan Kalijaga Penyebar Islam di Tanah Jawa

Ahmad Antoni
Tradisi Dugderan digelar setiap menjelang datangnya bulan suci Ramadan di Kota Semarang. (foto Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id Tradisi Kota Semarang hingga kini masih tetap terjaga dan dilestarikan. Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini kaya akan ragam kuliner dan destinasi wisata serta adat budaya.

Pun demikian dengan tradisi Kota Semarang yang menarik untuk diketahui maupun dipelajari untuk menambah wawasan dan pengetahuan adat dan budaya.

Berikut ini 5 tradisi Kota Semarang yang hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Nyadran
Nyadran merupakan salah satu tradisi yang hingga kini masih dijalani warga Kota Semarang. Tradisi ini dilakukan ketika bulan Ruwah tiba. Warga akan berkumpul untuk membersihkan makam secara bersama-sama. 

Setelah makam selesai dibersihkan, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Tradisi ini juga dilakukan secara personal dengan mengunjungi makam keluarga, membersihkan hingga mendoakannya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ramadan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dinamika Global

57 tahun lalu

Jadwal Imsakiah Ramadan di Tanggamus Lampung 7 Maret 2026, Ini Doa Niat Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal