"Ini penipuan ya. Dengan menyebarkan ideologi harapan rupanya bukan gratis. Dia minta iuran," ujarnya.
2. Pengikut dijanjikan gaji dolar
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan, banyak korban tergiur karena tawaran gaji berupa dolar. Bahkan tercatat ada 150 orang yang sudah menyetorkan uang.
"Diiming-imingi jabatan dan gaji besar dalam bentuk dolar. Ternyata ada yang setor sampai Rp30 juta belum dapat jabatan," katanya.
BACA JUGA: Rumah Kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat di Sleman Digeledah Polisi
3. Kartu palsu dari PBB
Totok membuat dokumen palsu. Salah satunya kartu palsu dari PBB. Dia menggunakan kartu ini agar terlihat benar-benar seorang raja yang diakui dunia.