32 Anak STM-Mahasiswa Ditangkap usai Ricuh Demo Semarang, Rektor Datangi Kantor Polisi

Eka Setiawan
Rektor Unissula Prof Gunarto saat mendatangi Mapolrestabes Semarang meminta agar mahasiswa dibebaskan dengan restorative justice, Selasa (27/8/2024). (Foto: MPI/Eka Setiawan)

“Restorative justice perlu dilakukan, mementingkan kaitan perdamaian segala persoalan hukum jangan mesti dibawa ke ranah pidana. Karena kita juga pada saat itu peluru-peluru karet yang ditembakkan menimbulkan kecemasan bagi mahasiswa, itu perlu ada penegakkan keseimbangan yang adil,” ucapnya.

Informasi diperoleh, 32 orang yang diamankan berasal dari siswa SMK Tunas Patria Ungaran, SMK Garuda Nusantara Demak, SMK Bakti Nusantara Demak, SMK NU Ungaran, SMK 1 Guntur Demak, SMK 21 Demak, SMK 2 Demak, SMK Grobogan dan SMK 2 Kesatrian Semarang, SMK 5 Semarang dan SMK Dr Cipto.

Sementara mahasiswanya dari UIN Walisongo Semarang lima orang, Universitas Semarang (USM), Unissula, Universitas Negeri Semarang dan Universitas Diponegoro (Undip) masing-masing satu orang.

“Saya membawa aspirasi mahasiswa sebagai pemimpin pasa depan yang ingin mewujudkan Indonesia adil sejahtera. Jadi teman-teman yang ditahan, saya ingin untuk bisa dikeluarkan hari ini,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Mahasiswa di Riau Ditangkap usai Bikin Website Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal