3 Warga Tegal Keluar dari Pengajian Khilafatul Muslimin, Alasannya Mengejutkan

Tim iNews.id
Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat. (iNews.id)

"Mereka hanya ikut-ikutan mengaji tanpa menyadari apa tujuan dari kelompok yang diikuti," katanya.

Yang mereka pahami adalah pengajian biasa. Kemudian, setelah mereka mengetahui dari media massa terkait adanya kelompok tersebut akhirnya mereka secara suka rela mengundurkan diri tanpa ada paksaan, tanpa ada tekanan dari manapun.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat, dalam kegiatan keagamaan tentunya untuk mencoba bertanya, mengecek kembali tempat mereka mengaji. Apabila dirasa ada aliran yang menyimpang coba konsultasi kepada ulama yang diseniorkan di tempat masing-masing. 

"Kita juga siap membantu, membimbing apabila ada pengajian-pengajian yang ada unsur radikal, menyimpang atau tidak mengakui NKRI. Kita juga melakukan koordinasi dengan para ulama NU, Muhammadiyah dan tokoh agama serta masyarakat lainnya untuk selalu memantau apabila ada masyarakat disekitarnya yang ikut pengajian tetapi mereka tidak memahami silakan koordinasi dengan kita," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Tegal, 3 Mobil Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Viral Mobil Dikejar Polisi dan Warga di Tegal, Ternyata Gunakan Pelat Nomor Palsu

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Atap Kelas MTs Muhammadiyah di Sragen Ambrol, Belasan Siswa dan Guru Terluka

57 tahun lalu

Tegal Pecah! 40 Ribu Warga Padati Road to Kilau Raya MNCTV, Aksi Limbad Bikin Tegang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal