“Tapi terus motivasi untuk dia karantina. Dia memilih karantina di rumah dan 1 memilih karantina di rumah sakit. Mudah-mudahan kawan-kawan kita ini cepat sembuh dan bisa melaksanakan aktivitas kembali,” ujarnya.
Terkait kejadian itu, kata Hendi, Pemkot Semarang gencar melakukan tes swab. “Hari ini kita lakukan tes swab kepada pejabat eselon 2 dan 3, hari ini 250 reagen,” katanya.
Menurutnya, pemeriksaan swab kepada para pejabat untuk menjamin kesehatan mereka yang telah bekerja melayani masyarakat. Dia pun berharap, jika tedapat abdi negara yang terdeteksi Covid-19 akan langsung ditangani dan mendapatkan pelayanan medis terbaik.
“Kita berinteraksi bekerja untuk masyarakat kemudian ada 1, 2 yang infonya positif. Maka kami berharap yang lainnya bisa segera terdeteksi,” ucapnya.
Hendi menambahkan, tes swab juga akan terus digencarkan ke sejumlah tempat yang berpotensi menjadi penyebaran Covid-19. Terlebih, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Semarang terus meningkat hingga menjadi 131 pasien.
“Kita akan lebih masifkan lagi patrol-patroli di tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota. Termasuk tes acak untuk melakukan swab,” katanya.