22 Tahun Menabung, Tukang Tambal Ban di Boyolali Tertunda Naik Haji

Tata Rahmanta
Anantono warga Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali ini sudah menabung selama 22 tahun untuk berangkat haji tertunda tahun ini. (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

Sebagian uang yang rencananya untuk mendaftar haji habis untuk berobat. Sisa uangnya hanya cukup mendaftar satu orang.

"Ibu karena sakit dan memang materinya enggak cukup (daftar dua orang), jadi ya sudah terima apa adanya," ujarnya.

Anantono hanya bisa pasrah, meski berbagai persiapan untuk berangkat haji sudah matang. Dia mengaku mulai rajin berolah raga pagi dan menghafal doa-doa saat berada di tanah suci.

Dia pun berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga tahun depan pemerintah memberangkatkan calon haji termasuk dirinya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Basah Mengandung Bahan Berbahaya, 12 Jeriken Formalin Disita

57 tahun lalu

Ungkap Identitas Perampok Sadis Tewaskan Bocah 5 Tahun di Boyolali, Polisi Olah TKP

57 tahun lalu

Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas Ibu Kritis

57 tahun lalu

Sekolah Rusak Diterjang Angin Kencang, Siswa SDN di Boyolali Dipindahkan Sementara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal