Ibu Puji, Sayem mengatakan, anaknya mengalami gangguan jiwa setelah kembali bekerja dari Kota Bandung, Jawa Barat. Secara medis, Puji juga pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka berat.
Dia bersyukur, Puji bisa mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
"Saya ya alhamdulillah, kalau sehat alhamdulillah, kalau ternyata enggak sembuh ya mungkin memang takdirnya," kata Sayem dalam bahasa Jawa.
Kepala Desa Tunjung Sartim menjelaskan, Puji pernah diminta untuk diobati, tetapi ditolak keluarga. Dia mengaku lega, jika keluarga akhirnya rela melepaskan Puji untuk mengobatan lebih lanjut.
"Dulu pernah diminta tapi pihak kelurga menolak, itu gratis. Syukur sekarang bisa ditangani," katanya.