15.000 Anak Indonesia Terpapar Covid-19, 538 di Antaranya Ada di Jateng

Ahmad Antoni
Bocah pasien Covid-19 di Baubau bermain TikTok dengan dua tenaga kesehatan untuk mengusir jenuh selama menjalani masa karantina. (Foto: iNews/Andi Ebha)

"Harus memberikan edukasi yang jelas dengan bahasa yang mengena kepada anak-anak. Diberi pengertian jangan saling tukar masker karena gambar maskernya Doraemon atau gambar lainnya," tuturnya..

Dokter Anung maupun Setya juga berpendapat karena pandemi Covid-19 masih terus menyebar, sebaiknya pembalajaran secara tatap muka ditiadakan dulu.

Namun jika memang banyak masyarakat menghendaki, belajar tatap buka bisa dilangsungkan namun harus dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Di sekolah yang biasanya ruangannya ber-AC dan tertutup; harus dibuka agar udara bebas keluar. Jumlah siswanya pun harus dibatasi. Selain itu, ruang guru dan kepala sekolah juga harus diperhatikan agar bebas dari penyebaran Covid," kata dokter Anung.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Mantan Kadinkes Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara Kasus Korupsi APD Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal