Hariri mengatakan, seluruh korban keracunan merupakan karyawan di industri rumahan pembuatan knalpot di rumah Umi Nuroh (55) warga Desa Purbasana.
"Pemilik usaha knalpot juga ikut keracunan, termasuk yang buat timus juga," ucapnya.
Menurut Hariri, timus goreng itu disajikan pemilik rumah untuk karyawannya. "Makanan itu diberikan sekitar jam 10 an. Setelah dua jam, mereka mulai mual dan kepala pusing dan langsung dibawa ke puskesmas," katanya.
Kasus keracunan tersebut kini sudah ditangani Polres Tegal. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal juga sudah ke lokasi dan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium untuk mengetahui penyebab keracunan tersebut.