Puasa juga berfungsi untuk mengekang syahwat, di mana orang yang berpuasa dilarang mengikuti nafsunya. Nabi SAW bersabda:
"يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَحْصَنُ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَن لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ"
(HR Bukhari dan Muslim)
Saat berpuasa, godaan setan menjadi berkurang karena pembuluh darah menyempit, yang menghambat pergerakan setan di dalam tubuh manusia. Rasulullah SAW bersabda:
"إِنَّ الشَّيَاطِينَ تَجْرِي مِن ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ"
(HR Bukhari dan Muslim)
Puasa juga bermanfaat untuk kesehatan hati dan badan, karena dapat mengendalikan syahwat dan mengurangi permusuhan yang dapat menyebabkan penyakit hati. Nabi SAW bersabda: