Terlebih, para cosplayer itu pun tak mematok tarif kepada wisatawan yang ingin berfoto bersama mereka. Berapapun imbalan yang diberikan wisatawan, mereka terima dengan ikhlas. "Alhamdulillah, Lebaran kali ini bawa berkah," kata seorang cosplayer berkostum sosok hantu grim reaper.
Menurut dia, berkah yang dirasakan tak lepas dari diizinkannya aktivitas wisata di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Bandung selama libur Lebaran 2021.
Kondisi tersebut, berbanding terbalik dengan Lebaran tahun lalu mengingat kawasan tersebut benar-benar ditutup untuk umum. "Lebaran tahun lalu gak bisa (mengais rezeki) sama sekali," ujarnya.
Meski begitu, mereka mengaku rezeki yang diperoleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Harapannya, pemerintah memberikan perhatian kepada komunitas cosplay agar mereka bisa menjalani kehidupan lebih baik.
"Alhamdulillah, sedikit-sedikit rezeki ada. Tapi ya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap cosplayer lain yang mengenakan kostum suster ngesot.
Berdasarkan pantauan, wisatawan menikmati suasana libur Lebaran 2021 di kawasan Jalan Asia Afrika dan Alun-alun Bandung. Mereka pun tampak bergembira saat berfoto ria bersama para cosplayer. Namun, sangat disayangkan, para cosplayer ini umumnya tidak mengenakan masker.
Diketahui, selama libur Lebaran 2021, pemerintah mengizinkan aktivitas wisata di wilayah aglomerasi dimana Bandung Raya menjadi salah satu wilayah aglomerasi di Indonesia. Izin aktivitas wisata diberikan pemerintah dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.