Waspadai Pasar Tradisional di Jalur Cianjur-KBB, Bisa Jadi Sumber Kemacetan

Adi Haryanto
Keberadaan pasar tradisional dan persimpangan di sepanjang jalur utama di KBB menjadi perhatian serius Polres Cimahi pada arus mudik Lebaran ini. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Keberadaan pasar tradisional di ruas jalan antara Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke Cianjur atau sebaliknya berpotensi menimbulkan kemacetan saat musim arus mudik Lebaran nanti. Salah satu yang harus diwaspadai oleh pemudik adalah keberadaan Pasar Tradisional Rajamandala di Ruas Jalan Raya Cipatat. 

Selain itu, Pasar Tagog di Jalan Raya Padalarang, sebab kedua pasar berada di jalur utama yang akan dilalui pemudik dari arah Bogor, Sukabumi, Jakarta yang ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di sepanjang jalur tersebut juga banyak terdapat beberapa simpul kemacetan yang bakal menghambat laju kendaraan pemudik. Di antaranya Simpang Tagog Padalarang, Simpang Purabaya Padalarang, Simpang Kota Baru Parahyangan, Simpang Cimareme, hingga Sangkuriang perbatasan antara KBB dan Kota Cimahi.

Sebagai antisipasi terjadinya kemacetan parah terutama di jam-jam tertentu seperti siang hari dan menjelang waktu berbuka puasa, pihak Polres Cimahi sudah melakukan antisipasi. Salah satunya dengan menyiagakan personel di titik-titik rawan macet.

"Nanti akan ada penebalan personel di titik-titik rawan macet untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas agar bisa meminimalisasi kemacetan saat arus mudik," kata Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puncak Arus Mudik Pertama Diprediksi Terjadi Kamis 28 April 2022 selepas Buka Puasa

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Bandung Meroket hingga Rp100.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal