Waspada! Cuaca Panas hingga Awal November, BMKG Ungkap Penyebabnya

Binti Mufarida
Warga di kawasan Bandung Raya, Jawa Barat merasakan cuaca panas menyengat dalam beberapa hari terakhir ini. (Foto: Istimewa).

Faktor lainnya adalah penguatan angin timuran atau Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan hangat sehingga pembentukan awan minim serta radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara maksimal.

“Posisi ini membuat wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan, seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua, menerima penyinaran matahari yang lebih intens sehingga cuaca terasa lebih panas di banyak wilayah Indonesia” kata Guswanto. 

Di samping cuaca panas yang persisten dan dominan, BMKG memprakirakan potensi hujan lokal akibat aktivitas konvektif masih dapat terjadi pada sore hingga malam hari, terutama di sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua. 

Mengingat dinamika yang terjadi, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mencukupi kebutuhan cairan dan menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama, khususnya pada siang hari. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Suhu Panas Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Biang Kerok Panas Ekstrem di Jakarta Beberapa Hari Terakhir

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Toba Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa M 4,1 Guncang Jembrana Bali, Getaran Dirasakan Kuat Hingga Banyuwangi

57 tahun lalu

Makassar jadi Kota Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,5 Derajat Celsius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal