Lebih lanjut Yohan mengatakan bahwa menurut petugas yang ada di posko, pendaftaran tetap dilakukan oleh warga secara masing-masing, dan bila ada kesulitan disuruh menunggu karena sistemnya sedang banyak yang akses di hari ini.
Sementara, Sales Branch Manager Pertamina Sukabumi, Andi Arifin menuturkan, diakuinya sejumlah pengunjung yang menghampiri posko sebagian besar masih menanyakan mekanisme pendaftaran, dan keluhan website yang sulit diakses.
"Memang karena ada beberapa kendala kita akui, pagi ini mungkin orang panik daftar semua. Nanti mungkin bisa refresh, daftar lagi siang, sore, malam, besok, besok lusa masih bisa, nggak mesti hari ini," ujar Andi.
Andi meminta kepada masyarakat tidak perlu khawatir karena pembelian BBM masih dilakukan seperti biasa. Ia menegaskan bahwa ini masih tahap pendataan awal sosialisasi, penyaluran masih normal seperti biasa. Masih bisa beli BBM dengan metode pembayaran seperti biasa.
"Kalau kesulitan daftar di rumah, disini kita coba bantu. Tadi ada sedikit kendala sinyal yang disampaikan. Wifi gratis kita siapkan, karena beberapa konsumen itu dia datang tapi datanya gak ada. Rencana posko ini sebulanan. Selain disini, posko di Sales Pertamina Sukabumi juga ada," jelas Andi.