"Saya sudah laporkan. Pa kapolsek dan danramil juga sudah ke lapangan. Nanti (granat) diserahkan ke gegana (Brimob Polda Jabar). Sejak kapan (granat) berada di situ, kami nggak tahu," kata Warsan kepada wartawan.
Warsan menuturkan, kronologi penemuan granat nanas itu berasal saat petugas "Gober" membersihkan tumpukan sampah di Sungai Cikapundung Kolot.
"Jadi pasukan Gober itu lagi bebersih tumpukan sampah. Saat dibongkar, mereka menemukan granat itu," tutur Warsan.