Orang tuanya lalu mencari korban ke mana-mana, baik ke rumah tetangga dan bertanya ke teman-temannya. Namun, keberadaan korban tidak juga diketahui. Orang tua korban juga menanyakan kepada saudara-saudara dan kerabat mereka.
“Saudara-saudara sudah ditelepon, tapi enggak ada yang tahu juga, lokasinya juga jauh. Akhirnya lapor ke polisi,” kata Pupun.
Hingga sore tadi, tetangga serta warga sekitar masih berupaya membantu mencari korban. Mereka tidak juga menemukannya. Akhirnya mereka menyebarkan informasi soal dugaan penculikan Yuma lewat WhatsApp dan media sosial sehingga dia bisa segera ditemukan.
Warga lalu mendapat informasi bahwa dugaan penculikan Yuma terekam kamera CCTV di depan sebuah minimarket. Seorang laki-laki berbaju biru muda membawa anak yang diduga korban naik angkutan kota (angkot) 05. “Kami berharap supaya Yuma cepat ketemu dalam keadaan sehat walafiat,” kata Pupun.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro mengatakan, keluarga sudah melaporkan kejadian dugaan penculikan anak tersebut ke Polsek Cihideung. Menurut keterangan saksi dan warga sekitar, ada yang melihat pria membawa anak tersebut.
“Dengan laporan tersebut, kami langsung melakukan pencarian keberadaan anak tersebut dan laki-laki yang diduga membawa anak tersebut,” kata Dadang Sudiantoro.