Perbaikan terkendala anggaran dialihkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Sehingga, upaya perbaikan harus mundur sampai awal 2021. "Tadinya mau tahun ini ditangani, tapi karena Covid-19, (perbaikan jalan Cihampelas-Cililin) ditangguhkan sampai awal 2021," kata Aan Sopian.
Menurut Aan, sumber anggaran perbaikan infrastruktur jalan khusus di wilayah selatan, berasal dari pinjaman pemerintah daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp285.500.400.000. Panjang jalan yang akan diperbaiki, diperlebar, dan dibeton mencapai lebih dari 52 kilometer.
"Nanti, ruas jalan yang diperbaiki mencakup Jalan Selacau-Cililin, Cililin-Sindangkerta, Sindangkerta-Celak, Celak-Gununghalu, Bunijaya-Cilangari, Cilangari-Cisokan, serta pembangunan Jembatan Tajim," ujarnya.