Warga Berharap PT MSS Tutup Aktivitas Tambang di Sukamulya Purwakarta

Irwan
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, saat meninjau lokasi rumah warga yang menjadi korban di Kampung Cihandeuleum. (Foto: iNews/Irwan).

PURWAKARTA, iNews.id - Masyarakat di Kampung Cihandeuleum, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), berharap PT Mandiri Sejahtera Sentra (PT MSS), menutup aktivitas tambang di wilayah tersebut. Sebab, warga khawatir akan terjadi masalah serupa yang menimbulkan korban jiwa.

Warga yang menjadi korban di Kampung Cihandeuleum, Arya (47) mengatakan, sebaiknya proyek PT MSS ditutup saja. Karena, warga selalu khawatir bila bencana seperti ini terulang lagi.

"Proyek ini kan masih lama. Artinya, kami yang tinggal di kampung ini masih harus was-was dalam jangka waktu lama," kata dia kepada wartawan di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jabar, Kamis (10/10/2019).

Menurut dia, warga tak ingin lama-lama merasakan bahaya terkena reruntuhan batu akibat aktivitas tambang di atas tebing Gunung Miun. Namun sebelum tutup, dia meminta pihak perusahaan mengganti kerugian warga yang rumahnya hancur setelah tertimpa hujan bongkahan batu.

Warga di Kampung Cihandeuleum meninjau area rumahnya yang hancur tertimpa bongkahan batu. (Foto: iNews).

Dia juga membantah kalau pihak perusahaan mengklaim banyak warga di kampung ini yang bekerja di areal tambang tersebut. Arya memastikan, hanya ada dua orang warga di wilayahnya yang bekerja di sana.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

57 tahun lalu

Longsor di Medan Timpa Pekerja, 1 Tewas 1 Lainnya Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Longsor Putus Akses Kerinci–Bangko, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

57 tahun lalu

Longsor Terjang Permukiman Warga di Agam, 1 Orang Tewas 6 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal