"Hanya dua orang. Bohong itu 70 persen dari warga di sini. Lagi pula bahaya yang timbul lebih besar," ujar dia.
Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, akan meminta dinas terkait bersama aparat desa dan kecamatan untuk mengkaji kembali perizinan perusahaan PT MSS.
"Kalau sudah tidak layak. Saya harap Pemprov Jabar menutup aktivitas pertambangan tersebut," ujar dia saat meninjau lokasi rumah warga yang menjadi korban di Kampung Cihandeuleum.