Wamentan Harvick Dukung Impor Sapi Perah demi Peningkatan Produksi Susu Nasional

Mujib Prayitno
Wamentan Harvic Hasnul Qolbi mengunjungi pabrik pengolahan susu PT ISAM yang dikelola GKSI di Kota Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mendukung peningkatan produksi susu nasional dengan melakukan impor sapi perah. Dukungan itu diberikan lantaran saat ini populasi sapi perah menurun akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Pernyataan itu disampaikan Harvick Hasnul Qolbi saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/1/2023). Kunjungan tersebut untuk meninjau pabrik pengolahan susu PT Industri Susu Alam Murni (ISAM) yang dikelola oleh Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI).

Ketua Umum GKSI Dedi Setiadi mengatakan, produksi susu segar yang dikelola GKSI mencapai 2.200 ton per hari atau 803.000 ton per tahun. 

Namun, jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 30 persen atau 660 ton per hari. Penurunan produksi susu segar itu disebabkan berkurangnya populasi sapi perah akibat Penyakit Mulu dan Kuku (PMK).

Jumlah sapi perah yang terpapar PMK di Jawa Barat mencapai 11.000 ekor. “Dibutuhkan penambahan jumlah populasi sapi untuk meningkatkan produktivitas susu nasional,” kata Ketua Umum GKSI.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kereta Api Panoramic Layani Penumpang Rute Surabaya Gubeng-Bandung

57 tahun lalu

Cegah Konflik Pertanahan, Warga Kota Bandung Diminta Pasang Patok

57 tahun lalu

Polresta Bandung Tangkap 14 Pelaku Curanmor, Dua Masih di Bawah Umur

57 tahun lalu

PMN Jabar Gelar Diskusi Publik Pemuda Hari Ini Pemimpin Masa Depan di Bandung

57 tahun lalu

Kasus Bangunan di Jalan Surya Sumantri Bandung, Terdakwa Akui hanya Punya PPJB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal