Uu mengakui, dirinya sempat tegang saat akan disuntik Vaksin Sinovac. Dia beralasan, dirinya tidak terbiasa berurusan dengan dokter atau rumah sakit sambil dipantau banyak orang.
"Di saat saya datang ke sini, ada sedikit tegang karena memang sebelumnya saya tidak biasa kalau ke dokter atau ke rumah sakit seramai ini. Setelah saya istirahat, ngobrol-ngobrol, alhamdulillah tensi saya normal lagi (di angka) 129, kemudian juga yang lainnya tidak ada yang membahayakan untuk divaksin," ungkap Uu sesuai menjalani vaksinasi.
Meski mengaku sempat tegang, namun Uu mengungkapkan bahwa dirinya tak merasakan apa-apa saat divaksinasi karena menurutnya, jarum yang disuntik ke lengan kirinya itu bertujuan kecil. Setelah disuntik, Uu mengaku diminta menunggu selama 30 menit untuk memastikan tidak ada gejala klinis yang dia rasakan.
"Disuntik tidak terasa karena memang jarumnya kecil. Setelah disuntik, ditunggu 30 menit, tetapi saya dengan Pak Sekda tidak ada reaksi apa-apa," ungkapnya.
"Nanti saya akan divaksin lagi 14 hari setelah hari ini, datang lagi ke sini sekaligus juga melihat situasi dan kondisi dan progres setelah divaksin selama 14 hari. Saya nyatakan tidak ada apa-apa, sakit pun tidak," sambung Uu menegaskan.