Wagub Jabar Dorong Polisi Usut Kasus Pencabulan Santriwati di Ponpes Katapang Bandung

Ervan David
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mendorong Polresta Bandung mengusut tuntas kasus pimpinan ponpes cabuli santriwati. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)

Korban yang merupakan santriwati, ujar Deki Rosdiana, tidak bisa menolak perbuatan bejat pimpinan ponpes itu karena takut. Selain itu, pelaku juga kerap menyinggung ayat soal keberkahan menuruti guru sampai akhirnya tindakan bejat itu kembali terulang.

Deki Rosdiana menyatakan, aksi pelaku yang merupakan pimpinan ponpes melanjutkan ayahnya di Kabupaten Bandung baru berhenti melakukan aksi cabul setelah korban menikah dengan santri di ponpes tersebut.

Dari hasil pendalaman, ujar Deki Rosdiana, menduga ada korban lain yang mengalami pelecehan serupa. Bahkan jumlahnya puluhan santriwati. Sebab, berdasarkan pengakuan kliennya ada 12 santriwati yang juga turut menjadi korban.

"Ditambah empat pegiat rohani Islam alias rohis yang juga jadi korban cabul. Karena pelaku (pimpinan ponpes) itu juga melakukan aksi pencabulan dengan modus pengobatan ruqyah" ujar Deki Rosdiana.

Deki berharap Polresta Bandung dapat segera menindaklanjuti. Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan beberapa lembaga seperti perlindungan anak dan psikolog untuk mendampingi para korban.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prihatin Kasus Pimpinan Ponpes di Katapang Bandung Cabuli Santriwati, Ini Kata Iwan Bule

57 tahun lalu

Perindo Kabupaten Bandung Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Kasus Pimpinan Ponpes di Katapang Bandung Diduga Cabuli Puluhan Santriwati 

57 tahun lalu

Pimpinan Ponpes di Katapang Bandung Diduga Cabuli Puluhan Santriwati, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Oknum Ustaz di Bandung Diduga Cabuli Santriwati, Korban Lapor Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal