Waduh, Majalengka Masuk 5 Besar Kabupaten Miskin di Jabar, Ini Kata Bupati

Inin nastain
Kabupaten Majalengka masuk lima besar daerah miskin di Jawa Barat. Salah satu pemicunya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak karyawan di-PHK. (Foto: Ilustrasi)

Seiring dengan penanganan pandemi yang dinilai berhasil, Karna menegaskan pihaknya mengingatkan pihak perusahaan untuk kembali mengakomodir para karyawan yang sebelumnya terkena PHK. 

"Makanya saat ini kita sedang tekan terus industri agar mengembalikan lagi orang-orang yang dirumahkan. Cerita tidak ada PHK, itu diganti dengan (istilah) dirumahkan. Di-PHK namanya," kata dia.

Terpisah, Senior Manager Industrial PT SLI Agus Rusyana mengatakan, selama masa Pandemi, perusahaannya tidak memberlakukan PHK kepada para karyawannya. Namun, Agus mengaku memang ada pengurangan jumlah karyawan selama Pandemi itu terjadi.

"Selama pandemi dari tahun 2020 sampai saat ini tidak ada PHK yang dilakukan. Pengurangan karyawan terjadi secara alamiah saja, yakni karena mengundurkan diri atau sebab lain yang wajar," katanya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miris, Indramayu Daerah Lumbung Padi Nasional tapi Angka Kemiskinannya Tertinggi di Jabar

57 tahun lalu

Pemkab Badung Siapkan Strategi Percepatan Tekan Kemiskinan Ekstrem

57 tahun lalu

Gegara Sepi Order dan UMK Tinggi, 4 Perusahaan Padat Karya di Purwakarta Tutup

57 tahun lalu

Angka Kemiskinan Kulonprogo Tertinggi di DIY, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

3 Catatan Bappenas Jadi Isu Strategis DIY, Kemiskinan Masih yang Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal