"Pelaku telah kami amankan. Setelah melalui proses pemeriksaan, pelaku meminta maaf atas perbuatannya," ujar Kapolsek Panyileukan, Jumat (14/2/2025).
Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menembak kucing hingga mati menggunakan pistol airsoft gun dan direkam menggunakan handphone (HP). Kemudian, pelaku menjadikan video itu status WhatsAap (WA) hingga akhirnya viral di medsos.
Kronologi bermula saat pelaku Sandi Kuswanto sedang makan di rumah saudaranya berinisial AE di Jalan Cilengkrang 1 RT 03/01 Kelurahan Cisurupan.
Ketika itu tiba tiba datang seekor kucing. Saat diusir kucing itu justru mencakar tangan pelaku sehingga membuatnya emosi. Dia lalu membawa kucing tersebut ke pekarangan rumah dan menembaknya hingga mati.
"Mayat kucing tersebut dibawa ke sekitar tempat kerja pelaku di Cinambo lalu dibuang ke saluran air," kata Kompol Kurnia.
Seusai kejadian, aktivis komunitas pecinta kucing bersama pelaku penembakan datang ke Polsek Panyileukan, Kamis (13/2/2025) pukul 17.00 WIB.
"Aktivis melaporkan perbuatan pelaku agar meminta maaf dan menyesali perbuatannya," ucap Kapolsek.