AR menyatakan, akibat mengalami luka sabetan dan tusukan senjata tajam pelaku, terpaksa mengikuti hari pertama sekolah dari rumah.
"Saya terkena sabetan dan tusukan senjata tajam di punggung. Kemudian leher. Jari nyaris terputus," ujar AR.
Tuwon, ayah korban mengatakan, anaknya diserang oleh beberapa orang menggunakan celurit. "Anggota geng motor yang menyerang anak saya berjumlah lebih dari 30 orang di Jalan Mahar Martanegara," kata Tuwon.
Saat itu, ujar Tuwon, korban hendak pulang ke rumah seusai mengunjungi kerabatnya. Di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan kelompok geng motor tersebut.
Saat geng motor menyerang korban, tak ada warga sekitar yang berani menolong karena takut. "Setelah pelaku pergi, anak saya dibawa ke Rumah Sakit Kasih Bunda," ujar Tuwon.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cimahi AKP Hendra Solih mengatakan, benar telah terjadi peristiwa penyerangan oleh gerombolan bermotor terhadpa warga yang menyebabkan sejumlah korban terluka. "Saat ini para pelaku penganiayaan masih diburu," Kasi Humas Polres Cimahi.