Usulan Provinsi Sunda Terkendala Aspek Sosiologis, DPRD Jabar Soroti Cirebon, Depok dan Bekasi

iNews
Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar), Buky Wibawa. (Foto: iNews).

BANDUNG, iNews.id - Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Provinsi Sunda terus memicu perdebatan di tengah masyarakat. Meski telah disampaikan kepada DPRD Jabar, usulan tersebut belum mendapat persetujuan karena masih harus melalui sejumlah tahapan dan kajian.

Usulan tersebut mendapat penolakan dari berbagai kalangan, terutama pegiat budaya di wilayah Pantai Utara (Pantura). Selain itu, sebagian masyarakat menilai pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan penyelesaian persoalan ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur dibanding membahas perubahan nama provinsi.

Namun, ada juga yang mendukung dengan alasan untuk memperkuat serta menjaga identitas budaya Sunda.

Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa menyampaikan bahwa lembaganya baru menerima aspirasi tersebut dan belum mengambil keputusan. 

Menurutnya, usulan perubahan nama masih memerlukan kajian yang komprehensif serta harus melalui mekanisme pembahasan di komisi sebelum dapat diproses lebih lanjut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Muncul Wacana Ganti Nama Provinsi Jabar Jadi Tatar Sunda, Anggota DPR: Kenapa Harus Diganti?

57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kapal Nelayan Cirebon Tenggelam di Perairan Lampung Timur, 1 Tewas dan Nakhoda Hilang

57 tahun lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

57 tahun lalu

Jenazah Mia Citra Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Dimakamkan di Ngawi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal