BANDUNG, iNews.id - Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Provinsi Sunda terus memicu perdebatan di tengah masyarakat. Meski telah disampaikan kepada DPRD Jabar, usulan tersebut belum mendapat persetujuan karena masih harus melalui sejumlah tahapan dan kajian.
Usulan tersebut mendapat penolakan dari berbagai kalangan, terutama pegiat budaya di wilayah Pantai Utara (Pantura). Selain itu, sebagian masyarakat menilai pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan penyelesaian persoalan ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan infrastruktur dibanding membahas perubahan nama provinsi.
Namun, ada juga yang mendukung dengan alasan untuk memperkuat serta menjaga identitas budaya Sunda.
Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa menyampaikan bahwa lembaganya baru menerima aspirasi tersebut dan belum mengambil keputusan.
Menurutnya, usulan perubahan nama masih memerlukan kajian yang komprehensif serta harus melalui mekanisme pembahasan di komisi sebelum dapat diproses lebih lanjut.