Usai Santap Olahan Kulit Sapi, Puluhan Warga Cibeber Cianjur Dilarikan ke Puskesmas

Mochamad Andi Ichsyan
Seorang pasien yang diduga keracunan olahan kulit sapi sedang menjalanji perawatan medis di Puskesmas Cibeber, Cianjur. (Foto: iNewsTv/Mochamad Andi Ichsyan)

CIANJUR, iNews.id - Puluhan warga Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, mendadak dilarikan ke puskesmas lantaran mengalami gejala sama, yakni mual dan muntah secara massal. Gejala itu mereka alami seusai menyantap olahan kulit sapi yang dibeli dari pedagang keliling.

Para korban merupakan warga dari tiga kampung, yakni Ciaul, Cimenteng dan Sudakarang, Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber/Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak malam hingga siang ini, jumlah korban dugaan keracunan massal ini mencapai 29 orang dan satu di antaranya dalam kondisi kritis. Terlebih yang bersangkutan sedang hamil sehingga harus dirawat di RSUD CIanjur.

"Gejalanya rata-rata pusing, mual dan diare.  Warga mengalami hal itu setelah makan makanan olahan kulit sapi," kata Siti Saadah, warga setempat, Jumat (7/5/2021).

Dari Puskesmas Cibeber, sebagian warga yang diduga keracunan ini sudah mulai membaik dan mereka diperbolehkan pulang. Hanya empat warga yang masih harus menjalani perawatan di IGD Puskesmas Cibeber.

Sementara itu, pihak kepolisian pun sudah melakukan penyelidikan dengan mengamankan beberapa sampel makanan untuk kemudian diperiksa di laboratorium.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Santap Pindang Olahan, 19 Warga Ciangkrek Sukabumi Dilarikan ke Puskesmas

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Tragis! Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Cianjur

57 tahun lalu

Buron 6 Hari, Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Anggota LBH Cianjur Ditangkap

57 tahun lalu

2 Pemudik Terseret Arus di Cipendawa Cianjur, Jasad Ditemukan Terpisah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal