Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buka Puasa dengan Tumis Kangkung Campur Oli, 1 Keluarga di Sumedang Keracunan
Advertisement . Scroll to see content

Usai Santap Pindang Olahan, 19 Warga Ciangkrek Sukabumi Dilarikan ke Puskesmas

Rabu, 05 Mei 2021 - 03:32:00 WIB
Usai Santap Pindang Olahan, 19 Warga Ciangkrek Sukabumi Dilarikan ke Puskesmas
Warga Dusun Ciangkrek, Sukabumi keracunan massal dan harus dilarikan ke Puskesmas terdekat. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Diduga keracunan makanan, belasan warga Dusun Ciangkrek, Kabupaten Sukabumi, dilarikan ke puskesmas terdekat, Selasa (4/5/2021). Mereka mengalami gejala yang sama yakni mual dan muntah-muntah seusai menyantap olahan ikan pindang.

"Hingga saat ini sudah ada 19 warga dari dusun tersebut yang mengalami keracunan, seluruh korban mengalami gejala keracunan yang sama pusing, mual hingga ada yang muntah-muntah," kata Kepala Desa Mekarasih, Ujang Suryadi , Rabu (5/5/2021) dini hari.

Menurut dia, warga Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, yang menjadi korban keracunan saat ini mendapatkan perawatan di Puskesmas Cibuntu, namun jika ada yang kondisi kesehatannya terus menurun maka akan dirujuk ke RSUD Palabuhanratu.

Awalnya hanya ada enam warga saja yang mengeluh mengalami gejala keracunan, namun hingga Rabu dini hari jumlahnya terus bertambah, bahkan tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya.

"Sebagian korban kondisinya sudah ada yang membaik, tidak hanya orang dewasa, warga yang diduga keracunan tersebut ada juga anak-anak bahkan balita," ujarnya.

Adapun nama-nama warga Dusun Ciangkrek yang menjadi korban keracunan setelah menyantap olahan ikan pindang yakni Revan, Revin, Adah, Kamaludin, Tedi, Citra, Abdul Ajid, Rizki, Iyah, Reza, Rizwan, Aida, Diki, Anin, Saropah, Deni, Rido, Penti dan Rizal.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut