Usai Buron, Sopir Truk Penabrak Imam Masjid di Sukabumi Menyerahkan Diri

Dharmawan Hadi
Polisi mengamankan Mitsubishi Fuso B 9729 DY setelah kendaraan tersebut terlibat di Jembatan Pamuruyan Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Sopir truk penabrak imam masjid hingga tewas di Jembatan Pamuruyan Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menyerahkan diri. Sejak insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu pagi (15/2/2023), sopir berinisial R ini melarikan diri.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede yang didampingi Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Bagus Yudho Setiawan dan Kasi Humas Polres Sukabumi, Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan, pada saat polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP, sopir dump truck tidak berada di tempat atau melarikan diri.

"Usaha untuk mencari serta menangkap sopir truk tidaklah mudah. Sopir yang kemudian diketahui berinisial R harus itu harus dicari ke berbagai daerah. Anggota kami mencari keberadaan R dari wilayah Bogor sampai ke Provinsi Banten," ujar Maruly kepada iNews.id, Rabu (22/2/2023).

Maruly mengatakan, akhirnya pihaknya mendapatkan keterangan dari pemilik kendaraan Mitsubishi Fuso B 9729 DY bahwa sopirnya tersebut bertempat tinggal di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

"Kemudian setelah mengantongi alamat jelas sopir R, Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, Ipda M Fajar Yanuar beserta anggotanya lalu bergerak menuju Kecamatan Ciracap. Namun kedatangan Kanit dan anggotanya ke Ciracap tidak membuahkan hasil, karena saudara R ini tidak ada di tempat," ujar Maruly.

Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi langsung melakukan pendekatan kepada keluarga R, meminta agar menyerahkan diri kepada polisi.

"Akhirnya upaya persuasif dari polisi yang melibatkan keluarganya itu membuahkan hasil. Di mana R dengan diantar oleh ketua komunitas truk, menyerahkan diri ke kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi di Cibadak. Hasil pemeriksaan kami kepada R, motif yang bersangkutan melarikan diri karena merasa takut dihakimi oleh massa," ujar Maruly.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Sukabumi Hari Ini, Truk Tabrak Imam Masjid hingga Tewas

57 tahun lalu

Tikungan Berbahaya di Ponorogo, Truk Ekspedisi dan Pikap Tabrakan

57 tahun lalu

3 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Lamongan, Pelajar Tewas

57 tahun lalu

2 Motor Tabrakan di Karawang, 1 Orang Tewas 1 Luka Parah

57 tahun lalu

Ambulans GP Ansor Ringsek Tabrakan dengan Truk di Purworejo, 1 Orang Tewas 2 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal