UPI mewisuda 6.407 orang dalam 3 (tiga) hari dengan rincian, jenjang pendidikan D-3 (Diploma) 157 orang, S-1 (Sarjana) sebanyak 5.401, S-2 (Magister) 674, dan S-3 (Doktor) 175.
Wisuda, tutur Rektor UPI, adalah momen penting yang mencerminkan pencapaian luar biasa para lulusan. Mereka bukan hanya sekadar menerima gelar akademik, tetapi juga menerima kunci untuk pintu masa depannya.
“Universitas Pendidikan Indonesia adalah tempat di mana para lulusan UPI tersebut tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mengasah kemampuan kepemimpinan, dan menemukan hasratnya. Mereka telah menjadi bagian dari komunitas yang mendukung dan menginspirasi satu sama lain,” tutur Rektor UPI.
Sementara itu dalam kesempatan sama, Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Didi Sukyadi mengatakan, sebetulnya kalau jumlah lulusan itu masih jauh dari target. Kalau persyaratan untuk kepentingan WCU, QS ranking, dan pemeringkatan akreditasi kan harus lebih banyak lagi.
"Tapi dengan kondisi sekarang sudah bertambah, ini menjadi PR kami untuk terus menambah jumlah mahasiswa asing di tahun-tahun berikutnya, " kata Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan.
UPI juga sudah membuat MoU dengan sebuah perusahaan di China. Mereka akan mengirim mahasiswa ke UPI sekitar 200-an orang. Kemudian, dengan Uzbekistan juga sudah melakukannya dan mereka akan kirim lebih banyak lagi.
"Hanya saja persoalannya mungkin kita harus lebih siap dalam kaitannya dengan penyediaan asrama, kemudian juga penyediaan layanan administrasi, juga penyedia layanan pembelajaran di kelas. Jadi sebetulnya ini masih belum apa-apa dibandingkan dengan universitas lain yang memang mahasiswa asingnya sudah jauh lebih banyak daripada kita. Oleh karena itu, kita harus lebih bekerja keras lagi.” ujar dia.