Update Kasus Pimpinan Ponpes di Purwakarta Diduga Cabuli Santriwati, Polisi Jaga Tempat Pengajian

Irwan
Rumah ustaz OS dan tempat pengajiannya dipasangi garis polisi. (FOTO: iNews/IRWAN)

Hanif Hanafi menyatakan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, kemenag mengintensifkan penyuluh agama di tingkat desa, memberi pengarahan guna mengawasi kegiatan para guru ngaji.

Sementara itu, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Purwakarta memagari rumah pelaku dan lokasi pengajian di Ponpes Miftahul Huda dengan garis polisi. Delapan korban, sudah melaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Purwakarta

Pemasangan garis polisi dilakukan guna mencegah amuk massa lanjutan. Sebab, keluarga dan kerabat korban pencabulan masih geram. Bahkan mereka mengancam membakar rumah dan tempat mengaji ustaz OS.

"Polisi, aparat Desa Salem, bersama warga terus berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi amuk massa," kata Kades Salem Nana Sobana.

Nana Sobana menyatakan, ustaz OS yang masih buron, tetapi diduga masih berada di sekitar kampung karena ada warga yang melihat.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 15 santri diduga dicabuli ustaz OS, pimpinan Ponpes Miftahul Huda. Pencabulan itu diduga dilakukan OS dengan modus minta dipijat oleh santriwati.

Perbuatan bejat tersebut diduga telah berlangsung bertahun-tahun sejak korban di bangku kelas 4 SD hingga kelas VIII Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Rusak Rumah Pimpinan Ponpes di Purwakarta, Diduga Cabuli 15 Santri di Bawah Umur

57 tahun lalu

Pimpinan Ponpes di Purwakarta Diduga Cabuli 15 Santriwati, Korban Dilecehkan sejak Kelas 4 SD

57 tahun lalu

Pimpinan Ponpes di Purwakarta Diduga Cabuli 15 Santriwati, Modus Minta Pijat

57 tahun lalu

Jadi Lembaga Teraktif Literasi Keuangan, Perumda BPR Purwakarta Genjot Sosialisasi ke Pelosok Desa  

57 tahun lalu

Gegara Sepi Order dan UMK Tinggi, 4 Perusahaan Padat Karya di Purwakarta Tutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal