Upacara Seren Taun Bentuk Syukur Masyarakat Kuningan di Bidang Pertanian 

syarif wibowo
Upacara Sere Taun Bentuk Syukur Masyarakat Kuningan di Bidang Pertanian.

Upacara Seren Taun merupakan salah satu adat tradisi yang hidup di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak puluhan tahun silam. Ia adalah bentuk ungkapan syukur masyarakat Sunda atas suka duka yang mereka alami terutama di bidang pertanian selama setahun yang telah berlalu dan tahun yang akan datang. 

Upacara Seren Taun dilaksanakan setiap 22 Rayagung sebagai bulan terakhir dalam perhitungan kalender Sunda. Dua hari sebelum upacara puncak, diawali dengan ngajayak (menjemput padi), dilanjutkan dengan upacara penumbukan padi. 

Sebagaimana dilansir kuningankab.go.id, dalam upacara tersebut terdapat ritual-ritual sakral, digelar juga kesenian dan hiburan. Dengan kata lain kegiatan ini merupakan simbol hubungan antara manusia dengan Tuhan dan sesama makhluk, lewat kegiatan kesenian, pendidikan, dan sosial budaya. 

Dipilihnya tanggal-tanggal tersebut bukan kebetulan, melainkan punya jejak sejarah dan mengandung makna yang dalam bagi masyarakat Kuningan. Angka 18 yang dalam bahasa Sunda dibaca dalapan welas, berkonotasi welas asih yang artinya cinta kasih serta kemurahan Tuhan yang telah memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk di bumi. 

Sedangkan 22 Rayagung memiliki makna tersendiri di mana bilangan 22 dimaknai sebagai rangkaian bilangan 20 dan 2. Padi yang ditumbuk pada puncak acara sebanyak 22 kwintal dengan pembagian 20 kwintal untuk ditumbuk dan dibagikan kembali pada masyarakat, sementara dua kwintal digunakan sebagai benih. 

Editor : Syarif Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Sadis! Pria di Kuningan Siram Air Panas dan Bacok Kekasih Sesama Jenis karena Cemburu

57 tahun lalu

Pilu! Diusir dari Rumah, Pria Lansia Penderita Katarak di Kuningan Tinggal di Permakaman

57 tahun lalu

Viral! Guru Honorer di Kuningan Syok Namanya Tercatut Pemilik Ferrari Rp4,5 Miliar

57 tahun lalu

Kisah Haru Nenek Penjual Tempe di Kuningan Berangkat Haji usai Nabung 25 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal