Unisba Kedepankan Mediasi terkait Kasus Mahasiswi Cantik Diduga Nipu Modus Arisan Bodong

Agus Warsudi
Ervan David
Rektor Unisba Prof Edi Setiadi menegaskan Unisba mengedepankan mediasi untuk menyelesaikan kasus dugaan penipuan yang melibatkan mahasiswi. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)

BANDUNG, iNews.id - Universitas Islam Bandung (Unisba) mengedapkan mediasi untuk menyelesaikan kasus dugaan penipuan modus arisan bodong yang dilakukan JZF (20), mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisba. Unisba telah mempertemukan kedua belah pihak, pelaku dan para korban.

"Kami tidak tinggal diam karena sebagian korban mahasiswa kami dan pelaku juga mahasiswa kami. Tentu kami harus melakukan upaya-upaya, salah satunya mediasi," kata Rektor Unisba Prof Edi Setiadi di Rektorat Unisba, pada Jumat (3/11/2023).

Prof Edi Setiadi menyatakan, dari mediasi yang dilakukan, pelaku berjanji mengembalikan uang yang disetorkan para korban. Dari mediasi yang dilakukan pula, terungkap fakta total kerugian tidak mencapai angka Rp1,9 miliar. Sebagian dana peserta arisan telah dikembalikan oleh pelaku JZF.

"Menurut investigasi kami, itu nilai (kerugian para korban) tak mencapai angka miliaran ya karena mungkin sebagian sudah diberikan kepada peserta," ujar Prof Edi Setiadi.

Rektor Unisba menuturkan, kasus ini ranah perdata karena sudah ada kesepakatan dari pelaku untuk mengembalikan uang korban. Namun, jika masuk proses hukum pidana, Unisba telah menyiapkan sejumlah sanksi kepada pelaku JZF. Jika menjadi tersangka pidana, Unisba akan memberikan sanksi berupa skorsing. Namun Unisba tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswi Cantik di Bandung Diduga Lakukan Penipuan Modus Arisan, Ini Kata Rektor Unisba

57 tahun lalu

Pencuri Beraksi di Cileunyi Bandung, Gagal gegara Motor Mogok

57 tahun lalu

Persib Jamu Arema FC di Stadion GBLA, Kapolrestabes Bandung: Kami Amankan secara Maksimal

57 tahun lalu

Mahasiswi Cantik di Bandung Diduga Lakukan Penipuan Modus Arisan Bodong, Raup Rp1,9 Miliar

57 tahun lalu

Bandung Masih Darurat Sampah, Pemkot Buka Peluang Manfaatkan TPSA Cibeureum Sumedang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal