Tragedi Kanjuruhan, Nurdin Halid: Ketum PSSI Mundur Bukan Solusi

Agus Warsudi
Nurdin Halid, mantan Ketum PSSI periode 2003-2011. (FOTO: ANTARA)

"Fansclub harus merasa memiliki klub. Fansclub pun harus dilibatkan dalam setiap pertandingan, sehingga mereka merasa bertanggung jawab terhadap pertandingan tersebut," tuturnya.

Langkah ketiga, kata Nurdin Halid, keorganisasi juga harus dievaluasi. Apakah keorganisasian PSSI sudah memahami betul sampai ke bawah. Konsolidasi di PSSI harus mapan. "Semua regulasi, aturan, dan sistem harus dipahami oleh seluruh pengurus PSSI," ucap Nurdin Halid.

Nurdin Halid mencontohkan regulasi FIFA Pasal 19 ayat b tentang safety security. Dalam pasal itu petugas keamanan dilarang untuk menggunakan gas air mata di dalam stadion. 

"Pertanyaannya apakah seluruh panitia pelaksana khususnya seksi keamanan telah menerima sosialisasi ini. Ini kan (penggunaan gas air mata) dilarang keras," ujarnya.

Contoh lain, tutur Nurdin Halid, adalah pintu stadion. Seharusnya, 10 menit setelah pertandingan berlangsung, pintu stadion harus ditutup. Sedangkan 15 menit sebelum pertandingan berakhir, harus dibuka. "Apakah panpel memahami hal ini?" tutur Nurdin Halid.

Karena itu, kata Nurdin, tidak setuju jika Ketum PSSI Iwan Bule mundur gegara tragedi Kanjuruhan. Sebab, PSSI ini berada di ranah regulasi. Namun yang harus dilakukan adalah dengan melakukan evaluasi dan langkah-langkah yang disebutkan di atas. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragedi Kanjuruhan, Ketum PSSI Iwan Bule Menolak Mundur

57 tahun lalu

Ribuan Orang Petisi, Ketum PSSI Iwan Bule Mundur dari Jabatannya

57 tahun lalu

Iwan Bule Didemo Massa Tuntut Mundur dari Ketua Umum PSSI

57 tahun lalu

Polri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Begini Reaksi Iwan Bule

57 tahun lalu

Desak Iwan Bule Mundur dari PSSI, Ribuan Orang Tandatangani Petisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal