Tradisi Panah Kasumedangan, Permainan Seru Cetak Poin Terbanyak Bidik Patung Dasamuka

Amelia Ayu Aldira
Tradisi panah Kasumedangan permainan seru dari Sumedang, Jawa Barat. (Foto: kebudayaan.kemdikbud.go.id).

Untuk membuat busur, membutuhkan dua bilah bambu yang dibelah di tengah agar tidak mudah patah. Tali yang terbuat dari benang impor Korea diikatkan ke ujung bambu, diyakini sangat kuat dan tidak dapat dipatahkan. 

Sehingga anak panah dapat ditembakkan dengan aman. Selain busur dan anak panah, permainan ini juga dilengkapi dengan pisang sebagai target dalam menentukan nomor urut peserta dan patung Dasamuka sebagai target utama evaluasi.

Aturan permainan

Sangat sederhana, peserta harus menembak sasaran dalam bentuk patung Dasamuka. Kontestan yang dapat mencetak poin terbanyak dengan membidik bagian tubuh tertentu dari Dasamuka  dinyatakan sebagai pemenang. 

Sembilan poin untuk kepala, tujuh poin untuk dada, lima poin untuk perut dan satu poin untuk bagian tubuh lainnya. Selain poin, sistem serangan atau spin juga digunakan dalam panahan. 

Dalam satu serangan, pemanah dapat menembakkan hingga 15 anak panah (tergantung kontrak).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

57 tahun lalu

Kampung Pasir Sumenep dengan Keunikannya, Bikin Penasaran Banyak Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal