TPPAS Lulut Nambo Dipastikan Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan

Agung Bakti Sarasa
Areal proyek TPPAS Lulut Nambo seluas 15 hektare di Kabupaten Bogor. (Foto/Istimewa)

"Teknologi MYT tersebut terdiri dari 5 tahap, yakni waste intake, mechanical processing, bilogical stage, biological drying dan mechanical material separation," sebut Hanif di Bandung, Rabu (24/3/2021).

Lebih lanjut Hanif mengatakan, TPPAS Lulut Nambo adalah tempat pengelolaan sampah yang berdiri di atas lahan seluas 15 hektare dengan kapasitas sampah 1.800 ton per hari yang diperuntukkan untuk mengelola sampah dari beberapa daerah, di antaranya Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota Tangerang Selatan.

Beberapa output dari pengelolaan sampah rumah tangga tersebut  berupa refused derived fuel (RDF), bulir pupuk, dan biogas. Produk RDF akan dijual sebagai bahan bakar ramah lingkungan untuk pabrik semen seperti Indocement dan bulir pupuk dapat dijual ke PT Pupuk Indonesia atau masyarakat sesuai harga pasar.

"Hasil ekstraksi berupa biogas pun dapat menjadi sumber energi terbarukan untuk pembangkit listrik demi menunjang tarif listrik EBTKE (energi baru terbarukan konversi energi) yang lebih kompetitif melalui PLN," katanya.

Pengolahan sampah yang ramah lingkungan ini, kata Hanif, merupakan pilot project persampahan pertama di Provinsi Jabar yang menggunakan teknologi pengolahan sampah modern. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Investor Jerman Ambil Alih Proyek TPPAS Lulut Nambo, Total Investasi 133,3 Juta Dolar AS

57 tahun lalu

Garap TPPAS Lulut Nambo, Ridwan Kamil Sambut Investor asal Jerman 

57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal