Tolak Dibawa ke RSJ, Pemuda Tasikmalaya Loncat dari Angkutan Umum hingga Tewas

Asep Juhariyono
Dari elf ini korban Musa melompat dan akhirnya tewas akibat kepalanya menghantam aspal. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

AKP Yusuf Setianto menyatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian bermula ketika korban yang memiliki riwayat penyakit gangguan kejiwaan akan dibawa ke RSJ Cisarua KBB. 

"Korban duduk di dekat pintu angkutan mikrobus (elf) , cekcok dengan ayahnya dan loncat ke jalan hingga tewas," ujar AKP Yusuf Setianto.

Sementara itu, Wawan Junawan, ayah korban, mengatakan, saat dalam perjalanan, anaknya tiba-tiba berontak dan menolak dibawa ke rumah sakit jiwa.

"Sempat cekcok dengan korban hingga meloncat dan terjatuh ke jalan dengan posisi kepala menghantam aspal. Korban meninggal di lokasi kejadian," ujar Wawan Junawan.

Wawan menyatakan, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak satu bulan terakhir. Kondisi itu dirasakan sejak masih mondok di sebuah pesantren. "Korban sempat dirawat RSJ Cisarua selama dua pekan dan sudah tenang. Namun saat akan kembali dilakukan kontrol, korban malah meloncat dari mikrobus," ujar Wawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ulama Tasikmalaya Resmi Laporkan Panji Gumilang ke Polda Jabar atas Dugaan Penistaan Agama

57 tahun lalu

Ulama Tasikmalaya Bakal Laporkan Panji Gumilang ke Polda Jabar Hari Ini

57 tahun lalu

Tepergok Curi HP Mahal dan Uang, Pria Paruh Baya Babak Belur Dipukuli Warga Tasikmalaya

57 tahun lalu

Hari Raya Kurban, Perajin Tusuk Sate di Tasikmalaya Kebanjiran Pesanan, Omzet Tembus Rp50 Juta

57 tahun lalu

Jemaah Muhammadiyah Tasikmalaya Salat Idul Adha di Bawah Guyuran Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal