Tolak Bawa Handi-Salsabila ke Puskesmas Nagreg, Kolonel Priyanto ke Anak Buah: Tak Usah Cengeng

Riezky Maulana
Kolonel Inf Priyanto saat rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg dan pembuangan korban di Sungai Tajum, Banyumas. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id - Persidangan kasus tabrak lari dan pembunuhan di Nagreg, Kabupaten Bandung, dengan terdakwa Kolonel Priyanto, mengungkap beberapa fakta mengejutkan. Selain mengaku pernah membom rumah, Kolonel Priyanto juga menolak membawa korban dan Handi dan Salsabila ke Puskesmas Nagreg atau rumah sakit.

Padahal, dua prajurit TNI yang bersamanya, yaitu, Kopda Andreas Dwi dan Koptu Ahmad Sholeh, sudah mengingatkan agar membawa sejoli itu ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Apalagi, saat itu Handi Saputra dipastikan masih hidup. Korban kerap merintih kesakitan akibat tertabrak mobil Pather B 300 Q yang mereka kendarai. 

Namun, bukan menuruti saran dua anak buahnya itu, perwira menengah TNI tersebut justru mengabaikan, bahkan menolak keras. Kolonel Priyanto meminta Kopda Andreas Dwi dan Koptu Ahmad Sholeh bersikap biasa saja dan tidak panik 

"Kita itu tentara. Kamu (Kopda Andreas Dwi dan Koptu Ahmad Sholeh) tidak usah cengeng. Tidak usah panik. Pokoknya cukup kita bertiga yang tahu," kata Oditur Militer Tinggi II Jakarta Kolonel Sus Wirdel Boy menirukan ucapan Kolonel Inf Priyanto dalam sidang Rabu (9/3/2022), dikutip Kamis (10/3/2022). 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Baru, Kolonel Priyanto Penabrak Sejoli di Nagreg Pernah Membom Rumah

57 tahun lalu

Tidak Diundang di Sidang Kolonel Priyanto, Keluarga Korban Tabrak Lari di Nagreg Kecewa

57 tahun lalu

Kasus Nagreg, Mantan Dandim Gunungkidul Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana

57 tahun lalu

Korem 133 NW Renovasi Rumah Orang Tua Salsabila Korban Kecelakaan Nagreg

57 tahun lalu

3 Oknum TNI Tersangka Pembunuhan Sejoli di Nagreg Akan Dites Kejiwaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal