Ditanya tentang kondisi anaknya yang jadi korban penodongan, Fitri menuturkan, saat ini mulai tenang, tetapi masih trauma. Namun pada malam hari, pascakejadian, anaknya sempat mengigau, ketakutan.
"Waktu pertama masih syok karena dia kan baru pertama, masih anak kecil hilang HP takut dimarahin takut apa. Pas malemnya, tidur ngigo (mengigau). Gak bisa tidur masih trauma. Tapi sekarang sudah mendingan," tutur Firi.
Diberitakan sebelumnya, polisi memburu dua pria yang menodong, merampas ponsel, dan uang bocah SMP di Jalan Pungkur, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian menganilisis rekaman CCTV.
"(orang tua korban) baru bikin LP (laporan polisi) kemarin sore. Kami sedang melakukan lidik (penyelidikan), mencari petunjuk, dan melakukan pemeriksaan (korban dan saksi). Kami akan diungkap secepatnya," kata Kapolsek Regol Kompol Edi Kusmawan kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (25/3/2022).
Diketahui, seorang bocah SMP menjadi korban penodongan dua pria menggunakan senjata tajam di tempat ramai, Jalan Pungkur, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Namun warga yang berada di sekitar lokasi kejadian tak peduli alias cuek dengan aksi kejahatan tersebut.