"Namun, perubahan tersebut tidak membuat semangat Veloxymic turun," kata Nur Alim di Bandung, Rabu (11/11/2020).
Nur Alim mengemukakan, Tim Veloxymic awalnya menyiapkan prototipe mobil yang bergerak karena ada tekanan gas oksigen dari reaksi kimia. Karya ini mengacu kepada mobil kimia pertama Veloxymic, Pramakarsa.
Namun, ujar dia, penyelenggara kompetisi menetapkan regulasi di mana purwarupa mobil harus single action/one touch di starting line, sehingga harus mengubah konsep starting menjadi one touch.
"Pramakarsa memiliki beberapa tahapan yang harus dilakukan atau lebih dari action/touch pada starting line, sehingga kami perlu melakukan modifikasi," ujar dia.
Meski begitu, tutur Nur Alim, kendala tersebut akhirnya dapat diantisipasi dengan mengaplikasikan ilmu keteknikkimiaan, khususnya di bidang piping and instrument.