Selain itu, pembayaran THR tahun ini tidak boleh dicicil seperti tahun sebelumnya. Pasalnya, Ida menilai perekonomian sudah semakin pulih dan perusahaan harus membayar THR secara penuh.
Ida mengingatkan bahwa pemberian THR keagamaan merupakan suatu kewajiban yang perlu dilaksanakan oleh pengusaha atau perusahaan.
Aturannya tertuang dalam Peraturan Pemerintah 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, dan Peraturan Menteri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/buruh Di Perusahaan.
Mereka yang berhak menerima THR di antaranya, karyawan tetap, karyawan kontrak, hingga buruk harian lepas. Besaran THR sebesar upah 1 bulan buruh, berlaku untuk semua karyawan dengan masa kerja 12 bulan atau lebih, Bunda.
Sementara untuk karyawan dengan masa kerja 1 bulan atau kurang dari 12 bulan akan mendapatkan THR sesuai dengan hitungan proporsional.