"Dia diam saat ditanya apakah menyesal, sepertinya ada keterlambatan dalam berpikir, kita akan panggil psikolog untuk mengecek kondisi kejiwaanya, tapi sejauh ini komunikasi masih bisa, ditanya dia menjawab," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri.
Dia menuturkan, meski pelaku masih bisa berkomunikasi dengan baik, namun tatapan kosong dan perilaku bingung Herang mengindikasikan adanya masalah psikologis yang mendalam.
"Pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap kondisi sebenarnya dari pelaku dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai motif di balik pembunuhan tragis ini," tuturnya.