Terpapar Bakteri, 1,5 Ton Bibit Tanaman Hias Lilium dari Belanda Dimusnahkan

Agi Ilman
Badan Karantina Indonesia (Barantin) memusnahkan 1,5 ton bibit tanaman hias Lilium berasal dari Belanda karena terdeteksi terpapar bakteri. (Foto: Istimewa).

Menurutnya, pemusnahan ini penting untuk melindungi keanekaragaman hayati dan mencegah kerugian ekonomi yang lebih besar.

"Kami pastikan semua prosedur telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku dari Undang-Undang No 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan," ucapnya.

Selain itu, Barantin juga berencana mengirimkan nota ketidaksesuaian kepada otoritas karantina Belanda dan akan terus memantau lokasi pemusnahan untuk menghindari penyebaran OPTK lebih lanjut.

Dia menuturkan, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber daya alam dan ketahanan pangan nasional.

“Nilai kerugian komoditas karena terserang OPTK tersebut bisa mencapai 2.106 Euro atau setara dengan Rp36, 22 juta. Namun, secara nilai ekonomi lebih besar yang dapat terhindarkan kerugian dari bakteri 'R. fascians'. Pasalnya bakteri tersebut dapat menyerang banyak inang, termasuk sayuran-sayuran,” katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal